Tren teknologi 2021 mesti anda tahu, ladang empuk karier jaman depan

icara soal teknologi terhadap th. 2021? Kenapa tidak?! Perkembangan teknologi tidak dipungkiri terus bergulir, tak peduli apa pun yang tengah menimpa dunia. Dengan makin berkembangnya zaman, anda mesti selamanya tersambung bersama dengan Info teknologi sehingga tidak ketinggalan kabar-kabar terkini.

Saat kondisi mengharuskan anda untuk selamanya berada dalam tempat tinggal seperti sekarang, ini adalah kesempatan yang baik untuk menaikkan pengetahuan terhadap tren teknologi. Tren-tren ini sangat bermanfaat dalam kehidupan sehari-hari terhadap jaman depan. Sekarang pun, tren ini sudah terasa diterapkan di bermacam sektor kehidupan. Ke depannya, tren teknologi ini bahkan menjadi ladang empuk untuk anda memperoleh pekerjaan sekiranya menguasai tren teknologi ini.

Untuk membantumu, tersebut brilio.net lansir dari laman simplilearn, Senin (20/9), sembilan tren teknologi baru teratas yang mesti anda ketahui.

1. Kecerdasan Buatan (AI) dan Pembelajaran Mesin download games android .

Seperti diketahui, kecerdasan buatan sudah terima banyak desas-desus dalam 10 th. terakhir. AI terus menjadi keliru satu tren teknologi baru dikarenakan efeknya yang menonjol terhadap langkah orang hidup, bekerja, dan bermain. Selain itu, AI juga sudah dikenal bersama dengan keunggulannya dalam pengenalan gambar dan ucapan, aplikasi navigasi, asisten pribadi smartphone, aplikasi berbagi perjalanan, dan banyak lagi.

Untuk anda ketahui, pasar AI akan tumbuh menjadi industri senilai USD 190 miliar (hampir Rp 2.700 triliun) terhadap th. 2025 bersama dengan pengeluaran international untuk sistem kognitif. Selanjutnya, terhadap 2021 sendiri, AI raih lebih dari USD 57 miliar (lebih dari Rp 810 triliun).

Di segi lain, Pembelajaran Mesin (Machine Learning) yang merupakan bagian dari AI juga tengah digunakan di seluruh jenis industri dan menciptakan permohonan besar untuk para profesional yang terampil. Forrester memperkirakan bahwa AI, Pembelajaran Mesin dan otomatisasi akan menciptakan 9% pekerjaan baru di Amerika Serikat (AS) terhadap 2025, juga pekerjaan profesional pemantauan robot, ilmuwan data, spesialis otomasi dan kurator konten. Ini menjadikan Pembelajaran Mesin keliru satu tren teknologi baru yang mesti anda ingat.

Kalau anda menguasai AI dan Pembelajaran Mesin, anda akan terbantu sekiranya menekuni pekerjaan seperti ilmuwan Riset AI, insinyur AI, insinyur Pembelajaran Mesin, dan arsitek AI.

2. Otomatisasi Proses Robotik (Robotic Process Automation).
Sama halnya bersama dengan AI dan Pembelajaran Mesin, RPA merupakan teknologi lain yang mengotomatisasi pekerjaan. RPA adalah pemakaian perangkat lunak untuk mengotomatisasi sistem bisnis seperti menafsirkan aplikasi, memproduksi transaksi, menangani information dan bahkan membalas email.

RPA mengotomatiskan tugas berulang yang biasa ditunaikan orang. Meskipun Forrester Research memperkirakan otomatisasi RPA akan mengancam mata pencaharian 230 juta atau lebih pekerja berpengetahuan atau kira-kira 9% dari tenaga kerja global, RPA juga menciptakan lapangan kerja baru sambil mengubah pekerjaan yang ada. McKinsey menemukan bahwa kurang dari 5% pekerjaan bisa semuanya diotomatisasi, tapi kira-kira 60% bisa diotomatisasi sebagian.

Bagi anda sebagai profesional Teknologi Informasi (TI) yang lihat ke jaman depan dan mencoba jelas tren teknologi baru, RPA menawarkan banyak kesempatan karier juga pengembang, manajer proyek, analis bisnis, arsitek solusi, dan konsultan. Dan kabar baiknya, pekerjaan-pekerjaan ini bisa membayarmu bersama dengan kuantitas uang yang sangat baik. Pengembang RPA bisa memperoleh lebih dari 534K rupee India atau INR 534 ribu (lebih dari Rp 100 juta) per tahun, menjadikannya tren teknologi setelah itu yang mesti anda awasi.

3. Edge Computing.
Pada masanya, komputasi awan/cloud merupakan tren teknologi baru yang mesti diperhatikan. Berkat itu, komputasi awan sudah menjadi arus utama bersama dengan pemain utama seperti AWS (Amazon Web Services), Microsoft Azure, dan Google Cloud Platform yang mendominasi pasar. Adopsi komputasi awan tetap terus berkembang, dikarenakan makin banyak bisnis yang bermigrasi ke solusi cloud. Tapi itu bukan kembali tren teknologi yang muncul, Edge Computing lah yang akan menjadi perhatian terhadap th. ini.

Karena kuantitas organisasi information yang berurusan terus meningkat, mereka sudah jelas kelemahan Cloud Computing dalam lebih dari satu situasi. Edge Computing ini dirancang untuk menopang memecahkan lebih dari satu persoalan tersebut sebagai langkah untuk lewat latensi yang disebabkan oleh komputasi awan dan memperoleh information ke pusat untuk diproses. Untuk alasan ini, komputasi tepi (Edge Computing) bisa digunakan untuk memproduksi information sensitif saat di lokasi terpencil bersama dengan konektivitas terbatas atau tanpa konektivitas ke lokasi terpusat. Dalam kondisi tersebut, komputasi tepi bisa bertindak seperti pusat information mini.

Pada 2022, pasar komputasi tepi international diperkirakan akan raih USD 6,72 miliar atau kira-kira Rp 95 triliun. Dan tren teknologi baru ini cuma bertujuan untuk tumbuh dan tidak kurang, menciptakan bermacam pekerjaan, khususnya untuk insinyur perangkat lunak. Dengan menguasai teknologi tren yang satu ini, anda bisa tempati pekerjaan seperti insinyur Keandalan Cloud, insinyur Infrastruktur Cloud, arsitek Cloud dan arsitek Keamanan dan juga insinyur Cloud DevOps.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *